Happy Birthday, Papi…

Happy Birthday, Papi.. :-*

Makasih ya, bersama Mami, Papi sudah membesarkan kami bertiga dengan sangat baik..

Berusaha supaya kami bisa sekolah di sekolah yang terbaik.. walaupun dengan itu banyak yang harus dikorbankan..

Berlari-lari mengejar kami yang sedang belajar naik sepeda..

Menggambarkan permainan memcocokan benda, atau permainan tebak gambar, dimana kami sibuk mengelilingi Papi sembari kami ribut menebak gambar apa yang sedang dibuat.. :)

Terpaksa pulang ke rumah dari kantor untuk mengambil keperluan sekolah kami yang tertinggal di rumah.. *pasti sudah menduga ya, Pap, tiap dikantor, menerima telpon dari anak-anak di jam istirahat sekolah, berarti ada barang yang tertinggal dan terpaksa pamit pulang deh..*

Makasih juga untuk semua ide-ide untuk pelajaran ketrampilan…
Menghantar keliling cari bola plastik untuk pelajaran ketrampilan.. dan bahkan saat anakmu ini tidak mau mengikuti saran untuk menggunakan bola kecil saja untuk bikin durian.. Akhirnya dengan diiringi derai air mata :D , terpaksa keliling lagi untuk cari bola yang lebih kecil..

Mengantar dan menjemput kami ke pesta-pesta ulang tahun teman.. Kadang kala terpaksa menunggu dimobil karena rasanya kok berat meninggalkan pesta di waktu yang sudah disepakati.. :P

Membawa kami belajar naik motor ke jalanan-jalanan curam.. memastikan kami tidak akan mengalami kecelakaan saat membawa kendaraan..

Mendampingi dan mengomeli kami saat berlatih menyetir.. Saat kecil, aku menganggap Papi tuh hebat sekali karena bisa menyetir lamaaa banget kalau keluar kota.. Tapi belakangan, aku lebih salut lagi, karena Papi bisa mendampingi kami bertiga belajar setir.. Ternyata deg-deg’an setengah mati yaa… :P

Makasih untuk kepercayaan Papi melepas ketiga dara ini kuliah ke Bandung.. Hebatnya, kami semua berangkat tanpa diantar Papi Mami.. Dan terbukti, kami baik-baik saja.. ;;)

Buat telpon ke kos yang selalu dinanti-nanti.. Dan ngga lupa tengokan ke jam dinding yang akan ditimpali Mami “itu, Papi mu sudah lihat-lihat jam”, yang berarti kita harus menyelesaikan kangen-kangenannya.. :) ) supaya rekening telpon ga melonjak..

Surat-surat panjang lebar.. yang selalu membuat teman-teman kos kagum pada tulisan tangan Papi yang super duper rapi.. sekarang surat-suratnya diganti sms ajah.. :P

Paket-paket yang dikirim ke Bandung, yang isinya segala macam makanan yang sedang ada di rumah, tapi selalu kami sambut dengan sukacita.. Tempelan alamat tujuan yang ditulis dengan huruf indah dan di fotocopy supaya tinggal tempel kalau mau kirim paket.. ;)

Makasih juga untuk setiap permainan kata-katanyaa.. yang seringkali bikin mami sebel.. ahaha.. ;) )

Untuk canda yang membuat masa kecil kami selalu diwarnai tawa.. :)

Mendengarkan setiap cerita kami, walaupun kadang kala berakhir dengan debat panjang.. :P But you know, I really miss those moments.. jadi maklum aja kalau masih sering telpon ke Semarang berlama-lama..

Aaah.. berbaris-baris pun ngga akan cukup untuk mengungkapkan semuanyaa…:x

Aku kangennnnn… :( (

Pengen ikutan makan pastel tutupnyaaa….. :P

TrackBack URI | RSS feed for comments on this post


Leave a reply