Wisata Busway

Beberapa waktu yg lalu, gue dan suami ‘berwisata’ naik busway.. Hm.. gue masih bingung dengan penggunaan kata “busway”. Bukankah arti sebenarnya dari busway, berarti jalur khusus untuk bus TransJakarta (TJ) ya? Kalau pemerintah menghimbau rakyatnya untuk ramai-ramai naik busway, ga bisa disalahkan dong kalau orang-orang dengan kendaraan pribadinya masuk ke jalur TJ. Salah siapa?? :-?

Ok, balik lagi ke pengalaman pertama gue dengan TJ. Sejujurnya dengan pengalaman kemarin, gue agak kecewa. :( Bila yang disasar pemda adalah pengendara kendaraan pribadi supaya beralih ke TJ, maka hal itu belum berhasil di gue. :-s
Banyak pertimbangannya :

Pertama, dari rumah gue mesti naik mobil dan parkir di lokasi halte feeder. Beruntung tarif parkir masih Rp 2.000,-/ sekali parkir, belum diperhitungan waktunya. Kemudian, harus naik feeder busway yg ongkosnya sekitar 10 ribu rupiah per sekali jalan.

Kedua, armada bus TJ masih terlalu sedikit jumlahnya. Dengan penumpang yang antre di halte sekitar 10-12 orang, setiap bus datang yang bisa diangkut hanya 2-3 saja, kadang kala juga tidak bisa mengangkut sama sekali. Dan saat menunggu pun calon penumpang terus bertambah.
Bahkan waktu di halte Dukuh Atas 2, sampai halte penuh, pengap dan panas, tidak ada armada yang mengangkut (ada armada datang, tetapi berangkat lagi tanpa mengangkut penumpang). :-/

Ketiga, petunjuk di halte dan didalam bus kurang informatif. Tidak ada rute tercantum di dalam bus, dan personil TJ masih kurang bisa diandalkan untuk memberi informasi yang jelas. Banyak petunjuk yang hanya di print dan ditempel dengan selotape, bahkan ditulis dengan tangan saja. Tidak cukup jelas. :|

Hm.. gue tetap berharap, kedepannya, Jakarta punya sarana transportasi publik yang benar2 ditujukan untuk kepentingan rakyat banyak, bukan demi ego pemimpin semata.
;)

TrackBack URI | RSS feed for comments on this post

One Response

  1. 1 Linda
    2008 Jun 13

    huehehe…baru tau kan yg harus gue adepin sehari2 :D . emang armadanya dikit banget…klo ada bus kosong biasanya disuruh pergi buat ngangkutin yg di tempat lain. sayang busway gandeng dipakenya cuma di Koridor V. Makanya skrg klo pulang gue naek bus biasa lagi…rada kotor tp yg penting cepet nyampe and dapet duduk, haha…

    btw proporsi postingnya ga imbang banget tuh…[i]*eyes User List*[/i]